PENGARUH SEKS BEBAS TERHADAP REMAJA
Pada
saat ini kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang mengkkaatirkan.
Sebanyak 63% remaja sudah pernah melakukan hubungan seks dengan kekasihnya
maupun orang sewaan untuk memuaskan hawa nafsu mereka (daerah.sindonews.com).
Hal ini terbukti pada saat Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan
Kemenkes melakukan survei pada Oktober 2013 dilansir dari data
m.kompasiana.com. Persentase yang cukup besar ini sangat memprihatinkan dan
menarik perhatian. Terlebih hal tersebut dilakukan rata – rata dalam hubungan
yang belum sah.
Permasalah
seks bebas pada remaja adalah permasalahan yang serius dan segera perlu diatasi
agar tidak menyebabkan generasi penerus bangsa yang tidak ber-Pancasila. Remaja
adalah calon generasi penerus bangsa yang memegang kunci masa depan bangsa ini.
Awal mula seorang remaja terjerumus
untuk melakukan seks bebas tidak mungkin langsung begitu saja terjadi. Pasti
ada hal yang menyebabkan mereka ingin melakukan hal tersebut.
Berikut
adalah faktor-faktor yang menyebabkan remaja melakukan seks
bebas :
bebas :
1.
Kekuatan
Iman Yang Memudar
Seseorang
dapat melakukan seks bebas karna kurangnya keimanan dalam dirinya. Oleh sebab
itu sejak dini para remaja dan mahasiswa harus meningkatkan pengetahuan tentang
agamanya sendiri, karna agama adalah fondasi bagi hidup kita. Jika pengetahuan
tentang agama saja kurang, apalagi pengetahuan diluar agama tentu sangat
kurang.
2.
Kurangnya
Perhatian Orang Tua
Orang
tua sangat berperan penting dalam kehidupan seorang anak karena perhatian orang
tua sangat diperlukan oleh seseorang karna orang tualah yang paling dekat
dengan anak. Apabila orang tua kurang memberi pengarahan serta pengetahuan maka
seorang anak akan mudah terjerumus dalam hal – hal yang buruk.
3.
Rasa
Ingin Tahu Yang Tinggi
Pada
usia remaja keingintahuannya begitu besar terhadap seks, apalagi jika
teman-temannya mengatakan bahwa sensasi seks terasa di awang – awang , ditambah
lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya, maka rasa penasaran tersebut
semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam
percobaan yang tanpa mereka sadari bahwa percobaan tersebut berbahaya.
4.
Tontonan
Yang Tidak Mendidik
Di
era globalisasi ini, banyak sekali tontonan yang sangat merusak melalui
perantara internet maupun televisi. Tontonan yang baik menghasilkan perilaku
yang baik dan tontonan yang buruk menghasilkan perilaku yang buruk. Di era ini,
banyak sekali tontonan “panas” yang menjadi asupan remaja.
5.
Rendahnya
Pengetahuan Tentang Bahaya Seks Bebas
Bagi
mereka yang pernah merasakan seksualitas, seks bebas adalah suatu hal yang
wajar bagi pergaulan mereka. Faktor pengetahuan yang minim ditambah rasa ingin
tahu yang tinggi, kurangnya pengetahuan akan dampak dan akibat akan hal yang
akan dilakukan dapat memudahkan untuk terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif.
6.
Salah
Bergaul
Teman
merupakan orang yang sangat berpengaruh bagi para remaja. Apabila seorang
remaja sudah salah dalam memilih teman maka akibatnya akan fatal. Memilih teman
berarti memilih masa depan, maka siapapun yang ingin masa depannya cerah
ditengah bekapan arus globalisasi, serta luas ilmu dan wawasannya, maka ia
harus pandai dalam memilih teman.
Dampak negatif seks bebas terhadap remaja
antara lain :
1.
Hilangnya Harga
Diri
Hilangnya
kehormatan dan jatuh martabatnya baik di hadapan Tuhan maupun sesama manusia
serta merusak masa depannya, dan meninggalkan memori buruk yang berkepanjangan
bukan saja kepada pelakunya bahkan kepada seluruh keluarganya. Kehormatan
sangat penting bagi setiap manusia,
terutama pada wanita. Jika kehormatan tersebut sudah hilang maka akan jelas
terlihat perbedaannya dengan wanita yang masih menjaganya.
2. Prestasi Menurun
Apabila
seorang remaja sudah melakukan seks bebas, maka pikirannya akan selalu tertuju
pada hal negatif tersebut. Rasa ingin mengulanginya selalu ada, sehingga
tingkat kefokusannya dalam mengikuti proses belajar akan menurun. Malas
belajar, malas mengerjakan tugas dan lain sebagainya dapat menurunkan prestasi
remaja tersebut.
3. Hamil Di Luar Nikah
Hamil diluar
nikah akan sangat menimbulkan masalah bagi pelaku. Terutama bagi remaja yang
masih sekolah, pihak sekolah akan mengeluarkan pelaku jika ketahuan siswanya
kedepatan ada yang hamil. Sedangkan bagi pelaku yang kuliah hamil diluar nikah
akan menimbulkan rasa malu yang luar biasa terutama orang tua.
4. Aborsi Dan Bunuh Diri
Terjadinya
hamil diluar nikah akibat seks bebas akan menutup jalan pikiran pelaku, guna
menutupi keburukan ataupun mencari jalan keluar agar tidak merusak nama baik
dirinya dan keluarganya hal tersebut dapat berujung pada pembunuhan janin
melalui aborsi bahkan bunuh diri.
5. Tercorengnya Nama Baik Keluarga
Semua orang
tua akan merasa sakit hatinya jika anak yang dibangga-banggakan juga
diidam-idamkan hamil diluar nikah. Nama baik keluarga akan tercoreng karna hal
tersebut, dan hal tersebut akan meninggalkan luka yang mendalam dihati
keluarga.
6. Tekanan Batin
Tekanan batin
yang mendalam dikarenakan penyesalan. Akibat penyesalan tersebut pelaku akan
sering murung dan berpikir yang tidak rasional.
7. Terjangkit Penyakit
Mudah
terjangkit penyakit HIV/AIDS serta penyakit-penyakit kelamin yang mematikan,
seperti penyakit herpes dan kanker mulut rahim. Jika hal tersebut terus
dilakukan, penyakit tersebut dapat menularkannya pada orang lain disekitarnya
dan cukup membahayakan.
Cara menghindari terjadinya seks bebas terhadap remaja antara lain:
1)
Hindari
Lingkungan Yang Buruk
Lingkungan
merupakan area bersosialisasi setelah keluarga. Ketika lingkungan yang
digunakan untuk bersosialisasi bukanlah lingkungan yang baik, maka perilaku
menyimpang dapat saja terjadi. Menjadi pekerjaan orang tualah untuk mendidik
anaknya supaya dapat mengerti baik dan buruk suatu perilaku sejak dini. Namun
terkadang karena kesibukan dari orang tua maka anak yang tidak mendapat
pengawasan dengan baik dan akhirnya banyak dari mereka yang terjerumus pada
pergaulan bebas.
2)
Batasi Waktu
Keluar Rumah
Waktu untuk
bersosialisasi memang penting namun harus ada aturan dan batas-batasannya.
Batasan dan aturan di dalam keluarga, harus dibicarakan dengan seluruh anggota
keluarga agar nyaman satu dengan yang lain. Aturan yang dibuat tersebut dapat
digunakan untuk membatasi ruang lingkup anak supaya tidak terjerumus pada
pergaulan yang tidak sehat. Terutama
pada malam hari, sebaiknya anak tidak boleh keluar kecuali ada hal yang
mendesak atau dapat pula dengan didampingi oleh orang tua. Tidak adanya batasan
waktu, membuat seorang anak akan lebih bebas sehingga dampak dari pergaulan
bebas pun tidak dapat dielakkan.
3)
Isi Waktu
Kosong Dengan Kegiatan Positif
Ada banyak
kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu yang kosong dengan kegiatan
yang bersifat positif. Mengisi waktu kosong menghindarkan diri dari sikap
bermalas-malasan atau bahkan pergi keluar untuk bergaul dengan mereka yang
telah terjerumus. Untuk remaja, isilah waktu kosong dengan kegiatan – kegiatan
yang mendukung keahlian ataupun kemampuan seperti ekstrakurikuler dan
organisasi. Dengan begitu, waktu akan terisi oleh hal – hal yang bernilai.
4)
Jangan Salah
Bergaul
Bagi remaja
yang kini sedang pubertas, mereka pasti akan memilih teman yang mengasyikan
daripada yang baik. Walaupun tidak boleh membeda – bedakan teman, tapi ada
baiknya apabila memilih teman yang memang baik untuk masa depan kita. Memilih
teman yang dalam artian tidak menjerumuskan kita pada kondisi yang buruk.
Apabila seorang remaja sudah memiliki teman yang “tidak benar” maka secara tidak sadar remaja tersebutakan terbawa arus yang “tidak benar”.
5)
Memperdalam Iman
Kuatnya iman
dan dekatnya hubungan remaja dengan Tuhan-nya akan membawa mereka jauh dari
kata dosa. Semakin banyak kita memperdalam dan memperkuat iman, maka semua
ajaran yang menyimpang pun sudah pasti tidak akan dilakukan. Kuatnya iman
inilah yang membawa mereka jauh dari terjerumus kata dosa.
6)
Tidak Mencoba-
Coba
Masa remaja
yang dipenuhi dengan teka – teki sehingga mengakibatkan rasa ingin tahu yang
besar membuat remaja ingin mencoba hal – hal baru. Memang wajar sekali remaja
memiliki perasaan tersebut, tapi ada baiknya dipilah terlebih dahulu apa yang
harus di coba dan tidak. Hal – hal yang harus mereka coba adalah sesuatu yang
bersifat positif dan membawa mereka pada keberhasilan. Mencoba sesuatu yang
bersifat negatif akan membawa mereka pada hal yang tidak diinginkan di kemudian
hari.
7)
Peranan Orang
Tua
Orang tua dan
keluarga adalah lingkungan yang terdekat dengan remaja. Pengawasan orang tua
dalam perkembangan remaja haruslah intensif. Orangtua harus meluangkan waktunya
bersama anak – anak mereka agar anak – anak tersebut merasa diperhatikan. Rasa
diperhatikan inilah yang membuat remaja akan selalu nyaman berada dirumah.
Walaupun begitu, orang tua juga harus bisa menjadi teman
bagi anak – anak mereka agar nantinya mereka akan selalu merasa lengkap berada di lingkungan keluarga.
bagi anak – anak mereka agar nantinya mereka akan selalu merasa lengkap berada di lingkungan keluarga.
Sumber
: Sarwono, Sarlito W. 2012. Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Persada

Edukatif. Lanjutkan kakππ
BalasHapusSangat bermanfaat kak
BalasHapusmakasih infonya
BalasHapusEdukatif syekali kak
BalasHapusSangat membantu kakπ
BalasHapusTerimakasih kak, artikel ini sangat bermanfaat untuk muda-mudi di zaman milenial ini. Pentingnya menjaga pergaulan agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri.. edukasi agama dari keluarga juga perlu agar si anak muda tersebut dapat menjaga kehormatan diri dan keluarga..
BalasHapusAlhamdulillah terima kasih kak π
HapusEdukasi sekali kak
BalasHapusWahhh... Kak materinya sangat bagus, memang di zaman 4.0 ini banyak anak-anak yang tidak sayang terhadap tubuh dan masa depannya.. makasih ya kak atas materinya.. jaya selalu
BalasHapusMantap betul
BalasHapusSangat bermanfaat kk lanjutkan
BalasHapusalhamdulillah, next saya bakal bikin materi yang lebih menarik dan menambah wawasan untuk teman- teman.
BalasHapusBagus ka blognya
BalasHapusNice kak
BalasHapusMantap. Sangat mengedukasiπ
BalasHapusNicee
BalasHapusSangat bermanfaat sekali kak postingan nya :) ditunggu postingan selanjutnya π
BalasHapusπ
BalasHapusπ
BalasHapusπ
BalasHapusMantul
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusWah sangat bermanfaat
BalasHapus