Assalamualaikum.....
- Peran Media dalam Bimbingan dan Konseling
Di dalam dunia Bimbingan dan
Konseling, media mempunyai peran yang penting. Pengertian media dalam Bimbingan
dan Konseling sebagai hal yang di gunakan menjadi perantara atau pengantar
ketika guru BK (konselor) melaksanakan program BK. Namun dalam perkembangannya
media BK tidak sebatas untuk perantara atau pengantar ketika guru BK (konselor)
melaksanakan program BK tetapi memiliki makna yang lebih luas yaitu segala alat
bantu yang dapat digunakan dalam melaksanakan program BK. Misalnya konselor
ketika melaksanakan konseling individu memerlukan ruang konseling, meja, kursi,
alat perekam/pencatat. Ketika konselor pada akhir minggu/bulan/semester/tahun
akan melaporkan kegiatan kepada Kepala Sekolah memerlukan media. Setelah sudah
selesai masih memerlukan media lagi misalnya rak penyimpan data.
Ada beberapa
jenis media dalam program BK yaitu:
- Media untuk menyampaikan informasi
- Media sebagai alat ( pengumpul data dan penyimpan data)
- Media sebagai alat bantu dalam memberikan group information
- Media sebagai Biblioterapi
- Media sebagai alat menyampaikan laporan
Berikut
adalah beberapa contoh media:
- Media untuk menyampaikan informasi
Contoh :
Selebaran, leaflet, booklet, dan papan bimbingan
- Media sebagai alat ( pengumpul data dan penyimpan data)
a.
Media Pengumpul data:
Contoh : Angket, pedoman wawancara,
lembaran observasi.
b.
Media penyimpan data:
Contoh : kartu pribadi, buku pribadi, map,
disket, folder, almari, rak dll
- Media sebagai alat bantu dalam memberikan group information
a.
Media auditif: radio, tape
b.
Media visual: gambar, foto, tranparansi, lukisan, dll
c.
Audio visual: film yang ada suaranya.
- Media sebagai Biblioterapi
Contoh : Buku-buku, majalah, komik
(yang penting di dalamnya berisi cara-cra atau tips) misalnya cara beternak
ayam, cara cepat membaca Alquran, cara mengatasi rendah diri (end so on).
- Media sebagai Alat Menyampaikan Laporan
Berupa laporan kegiatan BK kepada
atasan kita. Laporan bisa mingguan, bulanan, semesteran dan tahunan.
2.
Peran teknologi informasi dalam Bimbingan dan Konseling
Seperti kita ketahui bahwa saat ini
bimbingan dan konseling belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah
memberikan jam yang cukup untuk materi bimbingan konseling ini karena berbagai
alasan. Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran
konselor akan berhasil? Siapa pun pasti akan menjawab tidak. Dengan argument apapun
jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai seperti yang diharapkan,
maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai sasarannya.
Oleh karena itu peranan teknologi
informasi bisa menjawab kekurangan waktu tersebut. Aplikasi teknologi informasi
dalam bimbingan dan konseling adalah memberikan informasi kepada klien tentang
apa yang di butuhkannya. Selain itu sarana yang di berikan oleh teknologi
informasi itu sendiri, memungkinkan antar pribadi atau kelompok lainnya dapat
bertukar pikiran. Teknologi informasi pun dapat meningkatkan kinerja dan
memungkinkan berbagai kegiatan untuk dilaksanakan dengan cepat, tepat , dan
akurat, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kinerja konselor
itu sendiri.
Selain itu, dalam proses konseling
juga dapat menggunakan teknologi informasi atau yang sering disebut
E-counseling. Seperti :
- Konseling memalui telepon
- Konseling melalui SMS
- Konseling melalui computer
- Konseling melalui internet, misalnya wabcam, skype vidio call, dan lain-lain.

Sangat bermanfaat kak
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapusterimakasih kak sangat membantu
BalasHapusBagusss❤
BalasHapusNice kak
BalasHapusBermanfaat sekali kak
Komen
BalasHapusLanjutin kk
BalasHapusBagus kaka
BalasHapusKomen
BalasHapusBagussss👍👍👍
BalasHapusSemoga bermanfaat
BalasHapus👍👍
BalasHapusBagus dan Bermanfaat :)
BalasHapusnice infoo
BalasHapus👍👍👍
BalasHapusnice nov
BalasHapusBaguss ka nov
BalasHapusBaguss ka nov
BalasHapusMantep
BalasHapusMantap
BalasHapusBagus dan bermanfaat kak :)
BalasHapus